MAKASSARINFO – Dedikasi dan kreativitas dalam mengedukasi masyarakat melalui media sosial mengantarkan Aipda Jumahir, personel Satlantas Polrestabes Makassar yang dikenal dengan sapaan “Pak Mahir”, meraih penghargaan dari Kakorlantas Polri di Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun yang di peringati tanggal 22 September 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada personel lalu lintas yang dinilai aktif memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membangun citra positif Korps Lalu Lintas Polri melalui pemanfaatan media sosial.

Aipda Jumahir dikenal masyarakat, khususnya di Kota Makassar, melalui gaya khasnya saat memberikan teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
Salah satu jargon yang kerap disampaikannya saat memberikan teguran adalah “Putar Balik, Kembali ke Jalan yang Benar.”
Gaya komunikasi yang komunikatif dan humanis tersebut kemudian menjadi bagian dari konten edukasi lalu lintas yang tersebar melalui media sosial. Pesan-pesan keselamatan berlalu lintas disampaikan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Aipda Jumahir menjadi salah satu dari 30 personel Satlantas dari seluruh Indonesia yang menerima penghargaan tersebut.
Sementara dari jajaran Polda Sulawesi Selatan, terdapat tiga personel yang turut menerima penghargaan yang sama.
Selain Aipda Jumahir dari Satlantas Polrestabes Makassar, penghargaan juga diterima Aiptu Sabarno dari Ditlantas Polda Sulsel dan Brigpol Iswan Bahar dari Satlantas Polres Luwu Utara.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo, S.H., M.Hum.
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap personel lalu lintas yang tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum di jalan raya, tetapi juga memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial sebagai sarana komunikasi serta edukasi kepada masyarakat.

Sosok Aipda Jumahir sendiri cukup dikenal di Makassar karena pendekatan komunikatifnya ketika memberikan teguran kepada pengguna jalan. Alih-alih hanya menyampaikan larangan, pesan keselamatan lalu lintas dikemas dengan gaya khas sehingga lebih mudah menarik perhatian masyarakat.
Kreativitas tersebut kemudian turut memperluas jangkauan edukasi tertib berlalu lintas melalui media sosial. Konten yang menampilkan aktivitas Aipda Jumahir saat bertugas menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat secara lebih luas.
Melalui pendekatan tersebut, pesan untuk mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan di jalan diharapkan semakin mudah diterima masyarakat.
Penghargaan yang diterima Aipda Jumahir bersama dua personel Polda Sulsel lainnya juga menjadi motivasi bagi jajaran kepolisian lalu lintas untuk terus menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan, edukasi, dan komunikasi publik kepada pengguna jalan.
Dengan memanfaatkan media sosial secara kreatif dan bertanggung jawab, personel lalu lintas tidak hanya hadir di jalan raya, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat melalui ruang digital untuk menyampaikan pentingnya keselamatan dan budaya tertib berlalu lintas.




Tinggalkan Balasan