MAROS,MAKASSARINFO – Sebuah video amatir yang memperlihatkan perselisihan antara seorang pengendara sepeda motor dan petugas SPBU beredar di sejumlah grup WhatsApp,
Video berdurasi sekitar 1 menit 8 detik tersebut memperlihatkan keributan antara pengendara dan petugas SPBU hingga terjadi aksi saling pukul.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Makassarinfo, perselisihan itu diduga dipicu persoalan antrean saat pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Jumat (11/9/2026) petang di salah satu SPBU di kawasan Bentenge, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pengendara sepeda motor berada di area antrean pengisian BBM. Pengendara tersebut diduga masuk dengan memotong antrean kendaraan yang sedang menunggu giliran.
Seorang petugas SPBU kemudian terlihat menegur pengendara dan meminta agar mengikuti antrean dari bagian belakang.
Teguran tersebut diduga berujung pada cekcok. Pengendara kemudian turun dari sepeda motornya dan terlibat adu mulut dengan petugas.
Situasi selanjutnya memanas hingga keduanya terlihat terlibat aksi saling pukul.
Sejumlah petugas SPBU dan warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berusaha melerai keduanya. Berdasarkan rekaman tersebut, keributan sempat menarik perhatian beberapa orang sebelum akhirnya berhasil dilerai.
Peristiwa itu direkam menggunakan kamera telepon seluler milik warga. Informasi yang beredar juga menyebutkan bahwa kejadian tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV SPBU.
Video tersebut kemudian menyebar melalui sejumlah grup WhatsApp dan media sosial hingga menjadi perhatian warganet.
Hingga berita ini ditulis, identitas pengendara maupun petugas SPBU yang terlibat belum diketahui secara pasti.
Belum ada pula keterangan resmi dari pihak SPBU maupun kepolisian terkait peristiwa tersebut.
Dengan demikian, penyebab pasti keributan, kronologi lengkap, identitas pihak yang terlibat,
Belum diketahui pula apakah insiden tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada kepolisian atau telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak yang terlibat.




Tinggalkan Balasan