BONE, MAKASSARINFO – Kesalahpahaman saat mengantre bahan bakar minyak (BBM) diduga memicu perkelahian antara dua pria di SPBU Labuaja 74.927.49, Desa Labuaja, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Jumat (11/9/2026).
Perkelahian tersebut terjadi di area pengisian BBM SPBU yang berada di poros Bone-Sinjai. Lokasinya berjarak sekitar 500 meter dari pusat kota Kecamatan Kahu.
Aksi perkelahian itu sempat direkam oleh salah seorang pengendara menggunakan kamera telepon seluler. Video berdurasi 14 detik tersebut kemudian beredar dan diterima redaksi.
Pria berbaju cokelat tampak beberapa kali melayangkan pukulan ke arah pria berbaju hitam, yang berusaha menahan pukulan dengan posisi tubuh menunduk. Situasi kemudian memanas setelah pria berbaju cokelat terlihat memegang badik.
Sejumlah warga di sekitar lokasi berupaya melerai keduanya, tetapi upaya itu sempat mendapat respons dari pria berbaju cokelat. Dalam rekaman terdengar pria tersebut berteriak, “Makkahini,” ke arah warga yang hendak melerai.
Badik Disebut Awalnya Milik Pria Berbaju Hitam
Seorang warga berinisial RA mengaku mengetahui sedikit soal badik yang terlihat dalam rekaman perkelahian tersebut. Menurutnya, badik itu awalnya berada pada pria berbaju hitam, sebelum kemudian diambil oleh pria berbaju cokelat saat perkelahian berlangsung.
“Badiknya itu yang dipukul diambilkan,” Ucap RA
Meski demikian, RA mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi awal hingga perkelahian tersebut terjadi. “Kalau kronologinya saya tidak tahu,” ujarnya
Kapolsek Kahu, Iptu Muhammad Amir, telah dikonfirmasi melalui WhatsApp untuk meminta keterangan terkait kejadian tersebut. Namun, hingga berita ini terbit, belum ada tanggapan dari pihak kepolisian.
Penyebab pasti perkelahian, identitas kedua pria yang terlibat, serta ada tidaknya korban dalam kejadian tersebut masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.




Tinggalkan Balasan