MAKASSARINFO – Lanjutan dari RDP pada tanggal 2 Mei 2025, hari ini telah dilaksanakan RDPU di Ruang Paripurna DPRD Kab. Wajo bersama LMDPW, Tokoh masyarakat, Dirut PDAM, Beserta jajaran. Guna membahas beberapa desakan pada saat RDP kemarin mengenai transparansi anggaran, masalah kelancaran air, hingga masalah pengelolaan sampah (DLH).
Dalam hal ini, seharusnya pihak DLH dan Wajo Energi Jaya ikut hadir. namun sayangnya yang hadir hanya Dirut PDAM beserta jajaran.
Tri Wahyu Wiranda, selaku ketua LMDPW menjelaskan kepada Dirut PDAM terkait beberapa masalah terkait pengaliran dan instalasi air bersih di Kabupaten Wajo yang kurang lancar atau bahkan belum dialiri oleh air bersih karena belum dilakukan instalasi pipa air.
Selain daripada itu, transparansi anggaran dari PDAM juga diusulkan oleh Ketua LMDPW untuk ditampilkan di suatu website yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Wajo, sehingga masyarakat bisa mengakses secara real time mengenai berapa jumlah anggaran, apa yg menjadi masalah di PDAM, dan apa yg menjadi akar dari masalah tersebut.
Karena pada kenyataannya, sebagaimana yang dijelaskan oleh Dirut PDAM bahwa yg menghambat aliran air karena jumlah produksi air bersih tidak mampu memenuhi jumlah pelanggan PDAM jika dialirkan secara bersamaan dalam kurun waktu 24 jam. Karena mesin spam air yang minim kekuatannya, ditambah lagi dengan jumlah konsumen yang banyak menyebabkan harusnya diberlakukan penjadwalan aliran air bersih agar semua pelanggan bisa mendapatkan jatah air bersih dengan porsi yang sama.
Namun dengan adanya langkah taktis seperti ini, tentu masih menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat karena penggunaan air yang tidak mengenal waktu. Sehingga masyarakat menginginkan aliran air yang lancar tanpa hambatan karena tiap rumah tangga membayar tagihan air bersih tiap bulannya.
Dengan masalah jumlah produksi yang minim dan jumlah pelanggan yang banyak, maka PDAM tidak berfokus lagi pada faktor instalasi. Namun pada saat ini PDAM berfokus pada optimalisasi aliran air kepada pelanggan yang ada untuk saat ini.
Kemudian, Ketua LMDPW kembali melontarkan argumentasinya bahwa “sampai kapan kita romantis dalam pembahasan seperti ini? akan kah kita terus berpasrah dengan keadaan tanpa mencari solusi? sedangkan mata kepala kita melihat, banyak masyarakat yang membutuhkan air bersih namun tidak bisa diakomodir oleh daerah”
Tri Wahyu Wiranda, mewakili tokoh masyarakat Kabupaten Wajo menuntut perbaikan spam air/pompa utama air bersih PDAM Wajo segera dibenahi supaya bisa menyelesaikan masalah yang ada. Ketua LMDPW mendesak Dirut PDAM untuk memberikan “garansi” bahwa setelah perbaikan spam air PDAM maka masalah yg ada bisa teratasi, dan menuntut agar perbaikan spam air ini bisa dieksekusi secepatnya sejak RDPU ini terlaksana.
Akhir pertemuan RDPU di Ruang Paripurna DPRD Kab. Wajo, Ketua LMDPW bersama Dirut PDAM bersepakat untuk bersinergi bersama guna menyampaikan desakan ke “Cipta Karya” yg ada di Makassar, sekiranya mempercepat pengeksekusian pembenahan spam air PDAM ini.
















