HOT NEWSKabar Olahraga

Kronologi Kerusuhan Di Stadion Kanjuruhan Yang Menewaskan Ratusan Supporter.

Pertandingan Antara Arema Malang melawan Persebaya Surabaya dikabarkan berakhir ricuh.

Seorang pengguna twitter menceritakan kronologi terjadinya insiden kericuhan di stadion Kanjuruhan Malang yang dimana saat itu dirinya juga berada disana.

Akun Rezqiwahyu_05 menceritakan, pada saat-saat awal hadir di stadion semua nya baik-baik saja, bahkan hingga pertandingan babak pertama selesai situasi di stadion masih terbilang kondusif walaupun di beberapa tribun sempat terjadi insiden kecil namun bisa segera di atasi oleh pihak berwajib.

Rezqiwahyu melanjutkan, awal mula insiden kericuhan ini adalah ketika seorang supporter masuk ke lapangan setelah pertandingan babak ke 2 selesai dengan hasil Arema harus menerima kekalahan dari Persebaya. Supporter yang masuk itu berusaha mendekati pelatih Arema yang berada di dekat tribun, kemudian masuk lagi seorang supporter lain yang mendekati pemain Arema, sampai akhirnya semakin banyak supporter yang berlarian masuk ke dalam lapangan.

Melihat situasi yang mulai tidak kondusif, pemain Arema di evakuasi oleh pihak kemanan menuju ruang ganti. Sedangkan kondisi di lapangan semakin tidak terkontrol.

Aparat keamanan mulai kewalahan untuk mengusir supporter yang terus masuk dari arah tribun. Sampai akhirnya pihak keamanan memutuskan untuk menembakkan gas air mata.

Semakin lama, semakin banyak gas air mata yang di tembakkan, bahkan menurut pengakuan Rizqiwahyu yang saat itu juga sedang berada di Stadion Kanjuruhan, ada gas air mata yang ditembakkan langsung ke arah tribun.

Para supporter mulai berlarian karena panik dengan kepungan gas air mata yang membuat sesak, supporter berdesakan berusaha keluar dari stadion bahkan hingga banyak yang lemas.

Atas insiden kericuhan di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) malam tersebut, dikabarkan hingga saat ini sebanyak 127 orang meninggal dunia.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *